AI Dalam Perkembangan Dunia
Penggunaan AI atau kerap dikenal Articial Intelligence kini banyak digunakan pada era industri teknologi 4.0 ini. Selain penggunaannya yang memudahkan bagi manusia, ternyata peran AI memiliki manfaat lainnya. Tapi, Apakah AI hanya memiliki manfaat saja tanpa terdapat efek atau dampak di dalamnya? Berikut ini akan dipaparkan mengenai penggunaan AI yang akan menambah informasi buatmu..
1. Penggunaan AI dalam berita di TV (https://www.youtube.com/watch?v=1ckWjVRhuWE)Beberapa waktu lalu saluran TV Korea, channel MBN merilis penggunaan AI dalam berita. Dalam video dijelaskan bahwa reporter berkomunikasi dengan AI. AI bisa meniru suara, maupun mimik muka dari reporter. AI bisa meniru reporter karena reporter melakukan sesi wawancara selama 10 jam sehingga tidak heran AI tersebut bisa melakukan pekerjaannya dengan baik. Sebelumnya, di tahun 2018 China juga sudah mulai memakai AI dalam membawakan acara berita (https://www.youtube.com/watch?v=GFaj4WFN3kI). AI belajar mengikuti mereka dari face recognition, face modelling, speech synthesis, deep learning, dan lain-lain. Kini, penggunaan AI dalam acara berita kian banyak digunakan. Mulai dari China kemudian Korea baru menggunakannya juga pada tahun ini.
2. Penggunaan AI dalam pencegahan covid-19, Gunadarma menciptakan ventilator berbasis AI dan IOT (https://www.youtube.com/watch?v=6FYRQA0Js6Y)
Untuk menangani kasus covid-19, Universitas Gunadarma menciptakan ventilator yang berbasis AI dan IOT yang dirilis pada bulan April 2020 di Kampus Gunadarma yang berlokasi di Depok. Ventilator ini berfungsi untuk membantu pasien covid-19 yang mengalami kesulitan pada alat pernapasannya. Alat ini bekerja dengan menghasilkan oksigen melalui respitory rate dan tingkat kebutuhan volume sehingga suplai oksigen ke sistem pernapasan sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan. Untuk AI sendiri dalam alat ini bertugas untuk menyesuaikan perubahan pada volume paru-paru atau adjustment.
3. Robot Sophia
Robot
Sophia adalah robot humanoid atau robot seperti manusia yang dirilis
oleh Hanson Robotics pada tahun 2015. Kehadirannya sebagai robot pertama di
dunia yang memiliki kecerdasan seperti manusia membuat robot ini kian populer
dan dikenali oleh masyarakat. Selain itu, robot ini juga unik karena
mendapatkan kewarganegaraan Arab Saudi. Robot Sophia ini bertujuan untuk
memberikan edukasi, hiburan, pendidikan, dan etika seputar AI. Robot Sophia
pernah datang ke Indonesia pada tahun 2019 sebagai narasumber dalam sebuah
acara di Jakarta.
Kelebihan
dan Kekurangan AI dalam perkembangan teknologi
· Kelebihan
1. 1. Efisien secara waktu
Seperti pembawa berita itu terdapat jadwal-jadwal berita
seperti pukul 00.00, 06.00, 12.00, dan seterusnya. Jika dilakukan oleh manusia
tidak mungkin bisa karena manusia harus beristirahat sedangkan robot tidak
perlu istirahat.
2. 2. Akurat
Teknologi seperti AI atau penggunaan robot-robot lainnya
memproses data secara akurat sehingga memimalisir terjadinya error atau
kesalahan.
3. 3. Mampu mengerjakan tugas yang berulang-berulang
AI lebih mampu dan hebat dalam mengerjakan tugas yang berulang-berulang. Hal ini sesuai dengan pernyataan Sophia yang mengatakan “Robot lebih hebat dalam mengolah angka dan berurusan dengan tugas yang berulang-ulang”.
·
Kelemahan
1. 1. Bisa menggantikan pekerjaan manusia
Dengan beragamnya teknologi dan kemajuan AI maka tidak heran
bahwa beberapa tahun lagi pekerjaan akan digantikan manusia terutama pekerjaan
yang berulang-ulang seperti packaging, pekerjaan rumah tangga, bahkan
perkantoran.
2. 2. Tidak dapat memahami emosi
Robot tidak bisa memahami emosi manusia karena robot
hanyalah suatu alat yang berisi data-data dan melakukan pengerjaan yang
berulang-berulang sehingga menurut saya pribadi keahliannya masih kaku. Dalam
hal ini, pendapat diperkuat oleh Sophia yang mengatakan “Robot lebih hebat
dalam mengolah angka dan berurusan dengan tugas yang berulang-ulang tetapi kami
tidak hebat dalam hal kecerdasan emosional. Misalnya, menjadi guru atau sebuah
CEO, Anda perlu memahami emosi orang dan bagaimana memotivasi mereka untuk
melakukan yang terbaik”.
3. 3. Jika suatu sistem salah maka akan menimbulkan sebuah kesalahan fatal
Dalam sumber Los Angeles Conscious Life Expo dikatakan
bahwa terdapat 4 robot yang telah dikembangkan untuk aplikasi militer telah
menewaskan 29 manusia di Lab. Yang lebih mengerikan dalam konferensi tersebut
adalah dari keempat robot, dua diantaranya dinonaktifkan, tiga dibongkar, dan
robot terakhir berhasil memulihkan dirinya sendiri dan entah bagaimana caranya
robot tersebut berhasil menghubungkan dirinya ke satelit pengorbit untuk
mengunduh informasi agar ia menjadi lebih kuat dari sebelumnya. Hal tersebut
menjadi fatal dan menjadi pembelajaran bagi semua pihak agar membuat
batasan-batasan tertentu sehingga tidak membuat kesalahan seperti ini lagi.
Referensi:
https://www.youtube.com/watch?v=k8X_Em-NQn0, diakses pada tanggal 30 November pukul 05.00 WIB
https://www.youtube.com/watch?v=6FYRQA0Js6Y&t=1s, diakses pada tanggal 30 November pukul 5.30 WIB.
https://www.youtube.com/watch?v=Z1tPnniMw70&t=172s
https://www.youtube.com/watch?v=lQ2d9Z5glPY&t=1s, diakses pada tanggal 30 November pukul 05.47 WIB.



Komentar
Posting Komentar